do’aku…


Tuhan yang maha pengasih dan penyayang,

Saat ini aku bersimpuh dan berserahdiri dihadapanMu, Tuhan. Aku ingin mengadu padaMu. Hatiku diliputi rasa gelisah akhir2 ini, semua pikiran memenuhi kepalaku. Ada rasa kecewa, rasa sedih, rasa bersalah, rasa sesal dan juga rasa takut kehilangan. Semakin aku mencoba menghalau rasa itu, justru semakin erat rasa itu memelukku. Aku bingung Tuhan. Aku kalut dan benar2 tersudut dalam keputus asaan.

Menjalani, menerima dan mencoba ikhlas telah aku lakukan, tapi entah mengapa langit itu tetap saja terlihat mendung. Jika Kau masih mentakdirkan aku  ada, tolong ajari aku ikhlas menerima semua ketentuanMu.

Tuhan yang maha mengetahui,

Kau tau kan aku sedang jatuh cinta? Jatuh cinta setiap hari pada orang yang sama. Kau pasti tau siapa dia. Dia adalah orang yang begitu aku kasihi, begitu aku sayangi dan sulit untuk aku lupakan hingga kini, karenanya aku takut kehilangan dia.

Bolehkah aku mengirimkan beberapa doa untuknya, Tuhan? meski aku tak tau apakah Kau bersedia mengabulkan doaku ini atau tidak, meski aku tau doaku ini terdengar mustahil dan sulit untuk dikabulkan tapi aku tetap berharap Kau tetap mau mendengarkannya.

Orang yang namanya sering aku lafazkan dalam hati dan kurajut dalam doa ini adalah orang yang membuat hidupku penuh warna dalam kesederhanaannya. Meskipun terkadang dia bikin aku geleng2 kepala tapi tak dapat kuingkari dia lebih sering membuatku tertawa. Aku sangat bersyukur diberi kesempatan bisa mengenal dia. Dia adalah lelaki perasa namun penuh kesederhanaan. Jauhkan dia dari sifat sombong yang belum pernah kutemukan dalam dirinya, ya Tuhan?

Ya Tuhan yang maha mendengar, jagalah kesehatannya. Ah andai saja dia tau kekhawatiranku melihatnnya beraktifitas hingga larut malam dan betapa aku mencemaskannya melihat beberapa batang rokok yang dia habiskan setiap hari. Jika kata2ku tak cukup mampu membuatnya berhenti, tolong ingatkan dia Tuhan, karena bila aku kehilangan dia, aku akan merasa kehilangan hidupku juga.

Aku senang melihat dia punya mimpi. Tolong bimbing dia dalam mewujudkan mimpi2nya Tuhan. Aku senang mendengar tiap kali dia bercerita tentang keinginan2nya itu tapi aku tak tau apa yang harus aku lakukan untuk membantunya agar tetap semangat merealisasikan semua keinginannya itu . Terus  kobarkan semangatnya Tuhan, meski aku  tak mampu menyemangatinya. Buat dia melakukannya untuk dirinya sendiri dan keluarganya. Aku yakin dia mampu mewujudkan mimpinya yang akan membuat dirinya dan keluarganya bangga… termasuk aku juga, walaupun aku sadar bahwa keberadaanku tak pernah masuk dalam rencana hidupnya.

Apakah aku ada dalam mimpi2nya, Tuhan?  Selipkanlah sesekali jika tidak. Karena aku tak ingin dia melupakan aku saat dia terbangun pagi hari. Kau tau kan Tuhan, dia adalah orang yang pertama kali aku ingat saat membuka mata dan juga yang terakhir aku sebut sebelum tidur. Orang yang aku rindukan siang dan malam. Alasan aku menitikkan airmata akibat memendam rasa rindu padanya, serta pemilik hangat genggaman tangan yang selalu membuat aku takut kehilangan.

Tuhan yang maha lemah lembut, aku tak tau apa rencana yang Kau miliki atau yang sedang Kau tulis untuk dia, untuk aku dan untuk kami berdua, yang pasti aku bahagia sudah diberi kesempatan untuk mengenalnya lebih jauh bahkan diberi kesempatan untuk mencintainya. Maka aku hanya bisa menyematkan namanya dalam doa2ku dan berharap Kau akan mengabulkannya.

Jagalah dia Tuhan, sekarang, nanti dan selamanya. Bersamaku atau tidak, tetap berikan yang terbaik  untuknya. Limpahkanlah kebahagiaan untuk dia dan keluarganya sampai kapanpun.

Terima kasih telah mendengar doaku.

Amin ya Robb…

Advertisements