sia-sia


sejak dulu sesungguhnya saya sadar jika sia-sia menuliskan do’a2 saya disini dengan tabah,

air mata ini tak pernah kau pandang indah,

basahnya, tak pernah menggenangi hatimu,

rindu yang kularung dalam tiap katanya, tak pernah kau izinkan berlabuh di rasamu–

…sia-sia~