apa namanya?


jika nanti kita bertemu, aku ingin sekali membisikan tanya yang memenuhi dada tepat di telingamu;
“bila cinta dan sayang sudah tak lagi mendiami sudut dadamu, lantas kau namakan apa rasa yang kau beri untukku selama ini, tuan?
dan kau letakkan dimana dia?
jauhkah dari hatimu?…”