tuan, kau sudah tidur?


“tuan, apa kau sudah tidur?” bisikku “bolehkah aku pinjam selimut dan hangat tubuhmu sekalian? terlalu dingin tidur di ranjangku malam ini”
“sssssttt….! ingat, kau sedang mencoba melupakanku kan, sekarang kembalilah ke tempat tidurmu” kau berujar sambil meletakan telunjuk di depan bibirku–